Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label Laporan Pengguna Femona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laporan Pengguna Femona. Tampilkan semua postingan

Laporan Pengguna Femona


Femona telah membuat banyak orang yang mengalami gangguan haid dan ketidakseimbangan hormon menemukan kesehatannya kembali. Dengan Femona, hormon seimbang, haidpun lancar. Minumlah secara teratur Femona.

9 Tahun Menderita Karena Siklus dan Perdarahan Haid Tidak Normal

Diah Pramita, SE (28 th, karyawati, Blitar, Jatim), sudah 9 tahun menderita karena gangguan haid. Siklus haidnya tidak teratur, datangnya bisa 3 - 4 bulan sekali. Hal itu membuat badannya tidak fit dan tidak nyaman. Bukan itu saja, saat haid, ia juga mengalami nyeri haid dan perdarahan yang over banyak hingga badannya terasa lemas.
Berbagai obat/jamu telah dicobanya, tapi hasilnya tidak pernah maksimal. Belakangan masalahnya malah bertambah parah. Sudah 7 bulan ia belum juga menstruasi. Hingga suatu hari, dari sebuah brosur di apotek, Diah mengenal FEMONA.

FEMONA adalah kapsul herbal organik yang diformulasikan untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan menstruasi langsung pada akar masalahnya.

Selanjutnya Diah mulai konsumsi FEMONA 2 kapsul/hari. Setelah 9 hari, akhirnya iapun haid. Dan hebatnya lagi, nyeri haid yang biasa dialaminya pada awal haid, tidak begitu terasa lagi. Ia terus konsumsi FEMONA 2 kapsul/hari, sebulan kemudian ia haid lagi. Sejak itu, siklus haid Diah berjalan normal. Berkat FEMONA, Diah bebas dari gangguan menstruasinya.

Menderita Lahir Bathin Karena Duabelas Tahun Tidak Haid

Penderitaan Ibu Maryam, (38 tahun, ibu rumahtangga, Jakarta) dimulai sejak anak keduanya lahir. Waktu itu, dia pakai KB suntik dan jadi tidak haid. Kondisi itu berlangsung 5 tahun lamanya. Karena ingin punya anak lagi, dia berhenti KB. Namunselepas KB ternyata dia tak kunjung haid juga hingga 7 tahun lamanya, jadi total 12 tahun dia tidak haid.
Selama tidak haid, badan Ibu Maryam terus bertambah gemuk, mudah lelah dan perut rasanya begah. Ia juga malu lantaran sudah tidak haid lagi, padahal kebanyakan wanita yang jauh lebih tua darinya haidnya masih normal. Pernah dia mencoba periksa ke bidan, kata bidan hormonnya kering.

Suatu hari, tetangga menyarankan untuk mencoba minum FEMONA, kapsul herbal organik yang diformulasikan untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan menstruasi langsung pada akar masalahnya.

Selanjutnya Ibu Maryam mulai minum FEMONA 2 kapsul/hari. Setelah 3 hari minum, sekalipun belum haid, badan terasa segar dan perut juga terasa lega. Atas saran tetangga, dosis ditingkatkan jadi 4 kapsul/hari. Setelah genap 58 hari minum FEMONA 2 – 4 kapsul/hari, akhirnya Ibu Maryam haid lagi. Dan sejak itu siklus haidnya berjalan normal.

12 Tahun Menderita Nyeri Haid dan Ketergantungan Pada Pereda Nyeri

Selama hampir 12 tahun, Ibu Nita (36 th, karyawati, Jakarta) mengalami masa-masa haid yang begitu menyiksa. Di hari pertama haid, dia selalu mengalami nyeri haid yang parah, yang memaksanya minum obat pereda nyeri tiap 3 jam sekali. Kondisi itu dialami Ibu Nita setiap bulan selama 12 tahun.

Suatu hari bos Ibu Nita memberinya FEMONA, kapsul herbal organik yang katanya manjur untuk mengatasi nyeri haid serta berbagai gangguan menstruasi lainnya. Selanjutnya seminggu sebelum haid, Ibu Nita mulai minum FEMONA secara rutin 2 kapsul perhari.

Setelah beberapa hari konsumsi FEMONA, Ibu Nita merasakan ada perubahan positif dalam dirinya. Badannya jadi lebih segar dan tidak mudah lelah. Akhirnya ketika tiba waktunya haid (perdarahan) nyeri haidnya hampir tak terasa lagi, dan Ibu Nita tidak perlu obat pereda nyeri lagi. Bulan berikut, Ibu Nita minum FEMONA lagi dengan pola yang sama, dan ketika masuk waktunya haid, nyeri haidnya sudah hilang sama sekali. Akhirnya ketergantungan pada obat pereda nyeri yang telah dialaminya selama 12 tahun itu kini berakhir.

PMS dan Nyeri Haidku Sembuh Total, Keinginan Untuk Hamil Terlaksana

Ibu Susinta (21 th, ibu rumahtangga, Bengkalis,Riau) punya masalah menstruasi yang sangat mengganggu. Seminggu sebelum haid, dia selalu mengalami kram perut, payudara bengkak, telapak kaki sakit, emosi labil, serta jerawatan. Dia juga mengalami nyeri haid yang parah.

Upaya ke bidan dan dokter sudah dicoba, tapi hasilnya belum maksimal. Ibu Susinta jadi gelisah, apalagi setelah 3 tahun menikah belum juga punya anak. “Jangan-jangan ada kaitannya dengan gangguan haidku?”, ujarnya. Suatu hari, teman Ibu Susinta merekomendasikan kapsul herbal organik FEMONA, katanya manjur untuk mengatasi masalah menstruasinya. Beberapa hari menjelang haid, dia mulai minum FEMONA 4 kapsul/hari. Benar juga, baru beberapa hari minum, sebagian besar masalah haidnya teratasi. Tapi nyeri haid yang biasanya 2 hari, sekarang jadi 4 hari.Tapi dia yakin, itu pasti bagian dari proses penyembuhan. Selanjutnya dia terus minum FEMONA 2 kapsul/hari.

Setelah genap 59 hari konsumsi FEMONA, nyeri haid serta seluruh masalah menstruasi Ibu Susinta akhirnya teratasi. Tapi dia sempat bingung, mengapa sekarang haidnya telat 6 minggu? Setelah cek ke bidan, ternyata dia positif hamil. Penantiannya selama 3 tahun pun berakhir.

Lebih Dari 10 Tahun Menderita Karena PMS dan Nyeri Haid Parah


Ibu Anik Satriyani (32 th, ibu rumahtangga, Bekasi), sudah lebih dari 10 tahun menderita gejala-gejala menjelang menstruasi seperti pinggang/punggung nyeri, payudara sensitif, badan lemas/lesu serta muncul jerawat.
.
Setiap masuk haid, ia juga mengalami nyeri haid yang parah hingga tidak bisa beraktifitas sama sekali.Khusus untuk mengatasi nyeri haidnya, selama ini Ibu Anik hanya mengkonsumsi pereda nyeri yang hanya bisa menolongnya sesaat saja.Hingga suatu hari, ia mengenal FEMONA dari iklan pada sebuah media cetak.

FEMONA adalah kapsul herbal organik yang diformulasikan untuk mencegah dan meng-atasi berbagai gangguan menstruasi langsung pada akar masalahnya.

Seminggu sebelum haid, Ibu Anik mulai konsumsi FEMONA dengan dosis 2 kap-sul/hari. Pada hari kedua, selain badannya terasa lebih segar dan lebih fit, nyeri payudara yang biasa dialaminya tidak terasa lagi. Dan pada beberapa hari berikutnya, gejala PMSnya hilang semua.Saat haid, nyeri haidnya sudah berkurang dan ia tetap bisa beraktifitas. Sekarang Ibu Atik terus minum FEMONA.

Bertahun-tahun Didera PMS dan Nyeri Haid yang Parah

Sudah 5 tahun ini, setiap menjelang haid, Ibu Gunarsi (46 th, ibu rumah tangga, Sidoarjo, Jatim) mengalami tak kurang dari 7 gejala PMS, seperti perut mual, sakit kepala, pinggang/punggung pegal, payudara sensitif, fatigue (lelah/letih/lesu), muncul jerawat serta emosi labil.

Ibu Gunarsi juga mengalami nyeri haid parah yang sudah dideritanya selama 7 tahun. Selain itu, perdarahan haidnya juga over banyak. Bukan hanya itu. Sejak SMU, Ibu Gunarsi juga sering mengalami sakit kepala. Bahkan belakangan ini ia juga sering mengalami sakit saat buang angin maupun BAB.

Dari sebuah iklan di media cetak, Ibu Gunarsi berkesempatan mengenal FEMONA, kapsul herbal organik yang diformulasikan untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan menstruasi. Selanjutnya, 2 hari menjelang haid, ia mulai minum FEMONA 6 kapsul perhari. Saat haid, nyeri haidnya tidak separah biasanya, bahkan hampir tak terasa lagi di hari berikutnya. Selain itu, badannya juga terasa lebih fit dan saat buang angin serta BAB sudah tidak begitu sakit lagi.

Genap dua blister (20 kapsul), Ibu Gunarsi berhenti konsumsi FEMONA. Baru pada bulan berikutnya, seminggu menjelang haid ia kembali konsumsi FEMONA 2 kapsul/hari. Sejak itu, saat-saat haid Ibu Gunarsi bebas dari PMS dan nyeri haid.

5 Tahun Siklus dan Perdarahan Haid Tidak Normal

Sudah 10 tahun, Ibu Lilik Kurniawati (40 th, karyawati, Surabaya) mengalami beberapa gangguan menstruasi berat maupun ringan. Setiap menjelang haid, ia mengalami beberapa gejala PMS, seperti perut mual, sakit kepala, pinggang/punggung pegal-pegal serta badan lemas.

Saat haid, ia mengalami nyeri haid yang tergolong berat. Selain itu, 5 tahun belakangan ini ia juga mengalami hipermenore (sering haid dengan perdarahan lebih banyak dari normalnya).

Ibu Lilik sudah berusaha mengatasi berbagai gangguan haidnya itu dengan obat bebas maupun resep dokter, tapi hasilnya belum maksimal. Hingga suatu hari, ia membaca iklan FEMONA pada sebuah media cetak. FEMONA adalah kapsul herbal organik yang diformulasikan untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan menstruasi langsung pada akar masalahnya.

Dua minggu menjelang haid, Ibu Lilik mulai minum FEMONA 3 kapsul/hari. Se- telah beberapa hari konsumsi, gejala-gejala PMS-nya tidak muncul lagi. Saat haid, nyeri haidnya sudah berkurang banyak.Pada bulan berikutnya, nyeri haid Ibu Lilik sudah tidak terasa sama sekali. Siklus dan volume perdarahan haidnya juga sudah normal.

Entri Populer

Pengalaman Ibu Rita

Saya mengalami hipermenore yang cukup parah. Tiap haid, perdarahannya banyak dan berlangsung lama. Tepatnya antara bulan Januari - Februari 2009, saya mengalami perdarahan haid yang over banyak dan berlangsung selama 1 bulan, sampai-sampai harus masuk RS lantaran anemia. “Hb-ku drop hingga level 6, dan harus menjalani transfusi darah”.

Pada April 2009, saya kembali mengalami hipermenore, perdarahan haidnya sudah berlangsung selama 3 minggu. Saat browsing di internet, saya menemukan website FEMONA Setelah berkonsultasi selanjutnya saya memutuskan untuk mengkonsumsi FEMONA saat itu juga.

Selama minum FEMONA dengan dosis 6 kapsul/hari. Secara bertahap hari demi hari perdarahannya terus berkurang secara signifikan dan akhirnya berhenti total pada hari keempat. Sejak itu saya terus konsumsi FEMONA dengan dosis pemeliharaan kesehatan (2 kapsul/hari), dan hingga saat ini saya tidak pernah mengalami hipermenore lagi. (Rita Marinna,36 th, IT-Application Developer, Jakarta)

Pengalaman Ibu Linda

Tiga tahun lebih siklus menstruasi saya tidak teratur. Haid saya datangnya 3- 4 bulan sekali, bahkan pernah sampai 6 bulan. Saya sudah coba periksa ke dokter, dan hanya haid kalau minum obat dari dokter. Tapi setelah obatnya habis, haid saya kacau lagi. Sampai akhirnya pada 15 Februari 2009, saya mulai konsumsi Femona.

Setelah 13 hari minum Femona secara rutin setiap hari dengan dosis @ 2 kapsul setiap pagi dan sore, akhirnya saya dapat haid lagi. Selama 3 hari pertama haid, darah yang keluar banyak sekali tapi selanjutnya normal. Sejak itu , siklus haid saya normal hingga sekarang. (Linda, 28 th, karyawati, Bandung)

Pengalaman Ibu Dona

Saya sudah 20 tahun mengalami PMS. Setiap menjelang haid, saya selalu mengalami berbagai gangguan seperti perut mual, kepala sakit, badan lemas, pinggang nyeri dan pegal-pegal serta emosi labil. Sudah 20 tahun juga saya mengalami nyeri haid yang cukup parah yang kadang-kadang membuatnya sampai pingsan. Selama itu pula saya lebih banyak mengandalkan obat-obat pereda sakit untuk mengatasi penderitaan akibat berbagai gangguan menstruasi yang dialaminya.

Persis seminggu menjelang haid, saya mulai konsumsi FEMONA dengan dosis 3 x 1 kapsul/hari. Setelah konsumsi FEMONA, hari demi hari saya merasakan perubahan yang signifikan dalam tubuh. Secara bertahap gejala-gejala PMS mereda dan akhirnya hilang. Kemudian saat mulai perdarahan haid, saya meningkatkan dosis konsumsi FEMONA hingga 2 x 2 kapsul /hari. Dan hasilnya adalah nyeri haid parah yang biasa dialami sudah tak terasa lagi. (Ibu Donna, 39 th, wiraswastawati, Medan)